Kamus istilah kripto
31 kata yang paling sering bikin orang berhenti membaca — dijelaskan tanpa memakai jargon lain untuk menjelaskannya.
Entry (harga masuk)
Harga di mana posisi dibeli.
Nerf Engine V4 tidak membeli di harga pasar. Saat setup terbentuk, mesin memasang order limit di zona reversal. Harga entry adalah harga order itu, dan posisi baru ada kalau harga benar-benar turun mengisinya.
Kalau kamu membeli lebih tinggi dengan market order karena tidak sabar, posisi kamu bukan lagi posisi yang sama dengan sinyal. Stop dan TP1 tetap di tempatnya, tapi jarak ke stop jadi lebih jauh dan jarak ke TP1 makin pendek.
Membeli dengan market order sebelum harga sampai ke zona order, lalu kaget karena hitungan risikonya tidak cocok lagi.
Target
Harga tempat kita berencana mengambil untung.
Nerf Engine V4 memakai satu target, yaitu TP1. TP1 diletakkan dekat di atas harga order, dihitung mesin dari struktur pola. Saat TP1 tersentuh, seluruh posisi dijual.
Target bukan ramalan bahwa harga pasti sampai; itu batas yang ditetapkan sejak awal supaya keputusan jual tidak dibuat saat emosi sedang tinggi. TP1 V4 sengaja dekat, sehingga lebih sering tersentuh, tapi untung per trade-nya kecil.
Menggeser target lebih tinggi saat harga sudah dekat, lalu melihat harga berbalik dan untung menguap.
Stop loss
Harga di mana kita mengaku salah dan keluar.
Stop loss Nerf Engine V4 adalah stop pola: level di mana struktur pola dianggap gagal. Batasnya maksimal −20% dari entry. Untuk 1h, 4h, dan 1D, sinyal hanya terbit kalau stop pola berjarak minimal 10% di bawah entry.
Stop adalah biaya yang sudah kamu terima sebelum membeli. Kalau tersentuh, itu bukan musibah, itu rencana yang berjalan. Karena stop V4 lebar, ukuran posisi harus kecil.
Menurunkan stop saat harga mendekatinya, berharap harga memantul. Kerugian kecil berubah jadi kerugian besar.
Risk/Reward (R:R)
Perbandingan calon rugi dengan calon untung.
Di Nerf Engine V4, stop bisa sampai −20% sementara TP1 dekat. Artinya R:R per trade sering di bawah 1:1: kamu mempertaruhkan lebih banyak daripada calon untungnya. Contoh: stop 15% dan TP1 6% berarti R:R kira-kira 1:0,4.
Strategi seperti ini hanya bisa positif kalau win rate-nya tinggi. Di backtest V4 (terkoreksi audit) 67,9% trade kena TP1 lebih dulu, tetapi rata-rata hanya +0,24% per trade. Satu stop penuh bisa menghapus beberapa kemenangan sekaligus.
Menganggap R:R tinggi berarti aman. R:R hanya bermakna kalau stop benar-benar dijalankan.
ATR (Average True Range)
Rata-rata seberapa jauh harga bergerak dalam sehari.
ATR(14) mengukur rata-rata rentang harian selama 14 hari terakhir, termasuk lompatan dari penutupan kemarin. Kalau ATR sebuah koin $0,50 dan harganya $10, koin itu biasanya bergerak sekitar 5% sehari (contoh).
Banyak trader memakai ATR untuk menaruh stop supaya ukurannya cocok dengan karakter koin. Nerf Engine V4 tidak memakai ATR; stopnya diambil dari struktur pola.
Memakai stop 3% yang sama untuk semua koin. Pada koin yang biasa bergerak 10% sehari, stop itu tersentuh oleh goyangan biasa.
Zona reversal
Area harga di ujung pola tempat harga diperkirakan berbalik.
Zona reversal adalah area di ujung pola tempat harga diperkirakan berbalik. Di sinilah Nerf Engine V4 memasang order limit.
Order dibatalkan kalau pola menjadi tidak valid (harga tutup di bawah level invalidasi), ujung pola bergeser, atau batas waktu entry habis.
Masuk lebih awal sebelum harga sampai ke zona reversal karena takut tidak kebagian.
Order limit
Order yang hanya terisi di harga yang kamu tentukan atau lebih baik.
Order limit beli hanya terisi kalau harga turun ke level yang kamu pasang. Kalau harga tidak pernah sampai, tidak ada posisi, dan itu bukan kerugian.
Di Nerf Engine V4, sinyal berawal sebagai order limit di zona reversal. Baru setelah terisi, ia menjadi posisi dengan stop dan TP1 yang tetap.
Mengganti order limit dengan market order karena tidak sabar.
TP1
Target pertama, dan di V4 satu-satunya target: jual semua di sini.
Untuk 1h, 4h, dan 1D: TP1 diletakkan dekat di atas harga order. Saat TP1 tersentuh, seluruh posisi dijual.
TP1 yang dekat membuat persentase tersentuhnya tinggi dalam simulasi historis terkoreksi (67,9%, bukan jaminan hasil ke depan), tapi untung per trade kecil. Satu stop sampai −20% bisa menghapus beberapa TP1 sekaligus, jadi ukuran posisi lebih penting daripada win rate.
Menahan sisa posisi setelah TP1 karena berharap lebih. Itu strategi lain yang belum diuji.
EMA (Exponential Moving Average)
Garis rata-rata harga yang lebih berat ke data terbaru.
EMA20 menggambarkan arah jangka pendek, EMA50 jangka menengah. Rata-rata yang lebih panjang, seperti SMA200 harian, sering dipakai sebagai batas tren besar. Nerf Engine V4 memakai SMA200 harian BTC sebagai gerbang: sinyal 1h, 4h, dan 1D hanya terbit saat BTC tutup di atasnya.
Garis rata-rata bukan dinding. Harga bisa menembus dan kembali. Gunanya adalah memberi aturan yang jelas tentang kapan tren dianggap masih hidup.
Menganggap harga pasti memantul di EMA. EMA hanya rata-rata, bukan lantai.
Breakout
Harga menembus batas tertinggi atau terendah sebelumnya.
Breakout adalah saat harga tutup di atas titik tertinggi beberapa hari terakhir. Itu tanda pembeli cukup kuat untuk mendorong harga ke wilayah baru.
Banyak breakout gagal dan harga kembali masuk ke rentang lama. Nerf Engine V4 tidak memakai breakout; ia mencari pola yang menandai zona reversal.
Membeli setiap breakout tanpa melihat volume dan kondisi pasar secara umum.
Volume
Jumlah koin atau dolar yang berpindah tangan dalam satu periode.
Kenaikan tanpa volume sering hanya digerakkan segelintir order. Volume yang naik bersama harga menunjukkan lebih banyak pihak ikut terlibat.
Tapi volume yang meledak juga salah satu ciri pump & dump. Volume tinggi berarti ada perhatian, bukan berarti ada kebenaran.
Menganggap volume besar pasti tanda uang pintar masuk.
RSI
Indikator 0–100 yang mengukur seberapa cepat harga naik atau turun.
RSI di atas 70 sering disebut jenuh beli, di bawah 30 jenuh jual. Itu hanya menggambarkan kecepatan gerak terakhir.
Nerf Engine V4 tidak memakai RSI sebagai syarat. Di kripto, koin bisa bertahan dengan RSI di atas 70 berhari-hari, dan koin dengan RSI 20 bisa turun lagi separuhnya.
Short karena RSI 80 atau beli karena RSI 25, tanpa alasan lain.
Aliran beli-taker (CVD)
Selisih volume pembeli agresif dan penjual agresif.
Taker adalah pihak yang langsung menyambar harga yang tersedia. Kalau volume taker beli lebih besar dari taker jual, artinya pembeli lebih tidak sabar daripada penjual.
Penting: data ini tidak memberi tahu siapa pembelinya. Satu paus dan seribu orang kecil bisa menghasilkan angka yang sama.
Menyebut aliran taker sebagai bukti paus atau institusi sedang mengumpulkan.
Pola (setup) Nerf Engine V4
Struktur ayunan harga yang dicari mesin sebelum memasang order.
Nerf Engine V4 menghubungkan beberapa titik ayunan harga. Bila jarak antar-ayunan memenuhi aturan mesin, terbentuklah setup, dan titik terakhirnya menandai zona reversal, yaitu area tempat harga diperkirakan berbalik. Rincian aturannya adalah bagian dari mesin dan tidak kami terbitkan.
Nerf Engine V4 mencari setup itu di 389 koin Tokocrypto (data spot Binance) pada timeframe 1h, 4h, 1D, dan 1W. Timeframe 30m tidak diterbitkan karena backtest-nya negatif.
Menganggap pola yang terlihat rapi pasti berbalik. Pola hanya menggeser peluang.
Win rate
Persentase trade yang berakhir untung.
Backtest Nerf Engine V4 (terkoreksi audit) punya win rate 67,9% dari 3.441 trade, dengan definisi menang = TP1 tersentuh sebelum stop. Angka setinggi itu datang dari TP1 yang dekat dan stop yang lebar, sampai −20%.
Win rate sendirian tidak berarti apa-apa. Satu stop −20% bisa menghapus tiga atau empat kemenangan kecil. Yang menentukan adalah rata-rata hasil bersih per trade dan ukuran posisi kamu.
Tergiur win rate tinggi tanpa bertanya berapa besar satu kerugiannya.
Profit factor
Total untung dibagi total rugi.
Profit factor 1,5 berarti untuk setiap Rp1 yang hilang di trade rugi, trade untung menghasilkan Rp1,50. Di bawah 1 berarti strategi rugi secara keseluruhan.
Setelah koreksi audit, profit factor Nerf Engine V4 secara keseluruhan hanya 1,04 — nyaris impas. Angka awal tim 1,61 adalah profit factor di data uji (40% data terbaru) yang tidak dipakai saat memilih aturan. Sebagian bisa saja keberuntungan.
Melihat profit factor tinggi dari periode pendek atau hanya dari data in-sample.
Drawdown
Penurunan terdalam dari puncak modal sebelum pulih.
Drawdown adalah jarak dari puncak modal ke titik terendah berikutnya. Kalau modal kamu Rp10 juta sempat jadi Rp12 juta, lalu turun ke Rp9 juta, drawdown-nya 25% (contoh).
Di strategi dengan stop lebar, beberapa stop beruntun bisa membuat drawdown dalam dengan cepat. Angka ini penting karena menunjukkan rasa sakit yang harus kamu tahan untuk mendapatkan hasil rata-ratanya.
Hanya melihat total untung dan lupa bertanya: seberapa dalam pernah jatuh?
Out-of-sample
Data yang tidak dipakai saat menyusun aturan, dipakai untuk menguji.
Aturan Nerf Engine V4 dipilih memakai 60% data terlama (2.064 trade, win rate 68,2%, rata-rata +1,08%). Lalu diperiksa di 40% data terbaru yang tidak dipakai saat memilih (1.376 trade, win rate 76,8%, rata-rata +2,40%, profit factor 1,61). Catatan: angka-angka ini dihitung sebelum audit terpisah menemukan kesalahan simulasi; setelah dikoreksi, keseluruhannya turun menjadi +0,24% per trade (PF 1,04).
Hasil data uji yang lebih baik bukan jaminan; bisa jadi periode terbarunya kebetulan ramah. Strategi yang bagus di in-sample tapi ambruk di out-of-sample biasanya hanya hafal masa lalu.
Percaya backtest yang tidak memisahkan data penyusunan dan data pengujian.
Backtest
Menjalankan aturan pada data masa lalu untuk melihat hasilnya.
Backtest Nerf Engine V4 setelah biaya 0,2% dan dikoreksi audit terpisah (batas rugi kini diperiksa di candle tempat limit terisi): 3.441 trade, 67,9% kena TP1 lebih dulu, rata-rata +0,24% per trade, profit factor 1,04 — keunggulannya belum terbukti. Per timeframe: 1h +0,60% (PF 1,17), 4h +1,08% (PF 1,30), 1D −0,55% (PF 0,92), 1W −0,29% (PF 0,97). Angka awal tim (71,6%, +1,61%) terlalu optimistis; rinciannya di halaman Rekam jejak.
Live sejak 19 Okt 2026, 29 dari 33 posisi selesai menyentuh TP1 lebih dulu. Itu terlalu sedikit untuk disimpulkan. Backtest adalah petunjuk, bukan janji.
Menganggap hasil backtest sama dengan hasil yang akan kamu dapat.
Keluasan pasar (breadth)
Berapa persen koin yang sedang dalam tren naik.
Nerfcrypto mengukurnya dengan persentase koin yang harganya di atas EMA50 masing-masing. Angka ini konteks pasar, bukan syarat sinyal Nerf Engine V4.
Saat hanya segelintir koin naik, kenaikan cenderung rapuh. Saat kebanyakan naik, angin sedang bertiup ke arah yang sama.
Melihat satu koin hijau dan lupa bahwa 80% pasar sedang merah.
Dominasi BTC
Porsi kapitalisasi Bitcoin terhadap seluruh pasar kripto.
Kalau dominasi BTC naik, uang cenderung berkumpul di Bitcoin dan altcoin tertinggal. Kalau turun, altcoin kadang mendapat giliran.
Dominasi adalah gambaran, bukan jam alarm. Musim altcoin yang ditunggu-tunggu sering datang terlambat, singkat, atau tidak datang.
Menahan altcoin rugi bertahun-tahun menunggu altseason.
Stablecoin
Token yang dirancang bernilai tetap, biasanya 1 dolar AS.
USDT adalah stablecoin paling banyak dipakai. Koin di Nerfcrypto dihitung terhadap USDT memakai data spot Binance, jadi persen naik-turun yang kamu lihat adalah dalam dolar.
Stablecoin tetap punya risiko: penerbitnya, cadangannya, dan aturannya. Stabil bukan berarti tanpa risiko.
Menganggap stablecoin sama amannya dengan uang di bank berizin.
Kapitalisasi pasar
Harga dikali jumlah koin yang beredar.
Koin seharga $0,01 bisa lebih mahal dari koin seharga $100, tergantung berapa banyak koinnya. Harga per koin sendirian tidak bilang murah atau mahal.
Kapitalisasi kecil berarti butuh sedikit uang untuk menggerakkan harga, ke atas maupun ke bawah. Itu salah satu perilaku yang dihitung Radar Pump.
Membeli koin karena harganya cuma beberapa rupiah dan berharap jadi seharga Bitcoin.
FDV (Fully Diluted Valuation)
Nilai koin kalau semua pasokan maksimum sudah beredar.
Kalau baru 20% koin yang beredar, kapitalisasi pasar terlihat kecil, tapi FDV bisa lima kali lipat (contoh). Sisa 80% itu suatu hari akan masuk pasar.
Jarak lebar antara kapitalisasi dan FDV berarti ada tekanan jual yang menunggu. Radar Pump menghitung pasokan beredar yang rendah sebagai salah satu perilaku berisiko.
Hanya melihat kapitalisasi pasar dan mengabaikan pasokan yang belum dilepas.
Unlock token
Jadwal dilepasnya koin milik tim, investor awal, atau cadangan.
Banyak proyek mengunci koin tim dan investor lalu melepasnya bertahap. Saat unlock besar terjadi, penerima yang membeli jauh lebih murah punya alasan kuat untuk menjual.
Jadwal unlock biasanya diumumkan. Mengeceknya sebelum membeli adalah kebiasaan murah yang menyelamatkan.
Membeli tepat sebelum unlock besar karena harganya terlihat sedang diskon.
Funding rate
Biaya berkala antara posisi long dan short di kontrak perpetual.
Kalau funding positif, pemegang long membayar pemegang short; artinya lebih banyak orang bertaruh naik dengan pinjaman. Nerfcrypto mengambil data funding dari OKX.
Funding yang sangat tinggi menandakan pasar ramai di satu sisi. Keramaian seperti itu sering berakhir dengan likuidasi beruntun.
Menganggap funding tinggi sebagai tanda pasti naik, padahal itu tanda banyak orang berutang untuk bertaruh naik.
Open interest
Total nilai kontrak derivatif yang masih terbuka.
Open interest naik berarti uang baru masuk ke taruhan berjangka. Harga naik bersama open interest naik artinya kenaikan itu banyak ditopang leverage.
Open interest tidak bilang arah. Ia hanya bilang seberapa besar bahan bakar yang bisa terbakar saat harga berbalik.
Membaca open interest tinggi sebagai bullish tanpa melihat siapa yang terjepit.
Likuidasi
Posisi berleverage ditutup paksa karena jaminannya habis.
Dengan leverage 10×, harga cukup bergerak sekitar 10% melawan kamu untuk menghapus jaminan (contoh, sebelum biaya). Bursa lalu menjual posisi kamu otomatis.
Likuidasi beruntun membuat harga bergerak lebih jauh dari yang masuk akal, lalu sering kembali. Yang terlikuidasi tidak ikut menikmati pemulihannya.
Merasa yakin arahnya benar sehingga lupa bahwa waktu dan goyangan bisa melikuidasi sebelum harga sampai.
Leverage
Memakai dana pinjaman untuk memperbesar posisi.
Leverage memperbesar untung dan rugi dengan perbandingan yang sama, tapi rugi punya batas akhir: likuidasi. Sinyal Nerfcrypto dirancang untuk pasar spot tanpa leverage.
Stop Nerf Engine V4 bisa sampai −20%. Dengan leverage 5×, gerakan sebesar itu cukup untuk menghapus seluruh jaminan sebelum stop sempat bekerja.
Memakai leverage untuk mengejar balik kerugian.
Slippage
Selisih antara harga yang kamu harapkan dan harga yang benar-benar terisi.
Di koin yang tipis, order beli besar memakan beberapa lapis harga jual sekaligus. Hasilnya, rata-rata harga beli kamu lebih tinggi dari harga yang tampil.
Backtest Nerf Engine V4 mengasumsikan biaya 0,2% per trade. Di koin kecil atau saat panik, slippage bisa jauh lebih besar dari itu. Order limit membantu di sisi masuk, tapi stop yang tersentuh saat panik tetap bisa terisi lebih buruk.
Memakai market order besar di koin sepi dan mengira biayanya cuma komisi bursa.
Pump & dump
Harga didorong naik cepat lalu dijual ke pembeli yang datang terlambat.
Ciri umumnya: beberapa hari naik besar berturut-turut, volume meledak, likuiditas tipis, kapitalisasi kecil. Radar Pump menilai sembilan perilaku semacam itu.
Koin dengan skor Radar ≥65 punya median hasil 30 hari berikutnya −17,6%, dibanding −7,1% untuk skor di bawah 20. Ini pola statistik, bukan tuduhan bahwa seseorang sedang menipu.
Masuk karena takut ketinggalan setelah koin naik 80% dalam tiga hari.